Jadi ceritanya saya kemarin reunian SD, seruuuu, foto-foto, makan-makan, dan pastinya cerita-cerita nostalgia masa lalu serta berbagi kabar dan informasi masa kini. Sayangnya setiap hal memang selalu memiliki 2 sisi, ya, so sad, dari 25 orang yang dateng, pas tiba waktunya sholat maghrib, cuma 3 saja yang beranjak untuk menunaikan kewajiban itu, hey, setahu saya waktu SD, mereka semua muslim dan belum denger juga berita mereka ganti kepercayaan. Huks, sedih deh, pas liat di musholanya ternyata penuh, kesedihan saya sedikit terobati, but it’s so pathetic, ternyata yang solat orang berseragam semua, yaitu pegawainya, padahal di sebelah mushola itu lagi ada acara reuni juga. Errrr, lebih sedih lagi, saya begitu lemah, ga bisa ngajak yang lain untuk menunaikan kewajiban mereka, ya selemah-lemahnya iman. :((

HADITS KETIGA PULUH EMPAT

عَنْ أَبِي سَعِيْد الْخُدْرِي رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللهِ صلى الله عليه وسلم يَقُوْلُ : مَنْ رَأَى مِنْكُمْ مُنْكَراً فَلْيُغَيِّرْهُ بِيَدِهِ، فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِلِسَانِهِ، فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِقَلْبِهِ وَذَلِكَ أَضْعَفُ اْلإِيْمَانِ

[رواه مسلم]

Terjemah hadits / ترجمة الحديث :

Dari Abu Sa’id Al Khudri radiallahuanhu berkata : Saya mendengar Rasulullah shollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda : Siapa yang melihat kemunkaran maka ubahlah dengan tangannya, jika tidak mampu maka ubahlah dengan lisannya, jika tidak mampu maka (tolaklah) dengan hatinya dan hal tersebut adalah selemah-lemahnya iman.

(Riwayat Muslim)